Inilah Hakikat Kami Wahai Manusia…

Keliru orang yang mengira bahawa Al-Ikhwan Al-Muslimun adalah sekelompok darwis yang membatasi diri mereka dalam ibadah, yang segala cita-cita dan perhatiannya adalah solat, puasa, zikir, dan bertasbih. Generasi awal umat Islam tidak mengenal Islam dalam bentuk seperti itu dan tidak menyakini wajah Islam seperti itu. Akan tetapi, mereka menyakini Islam sebagai akidah dan ibadah, negara dan kebangsaan, moral dan materi, pemikiran dan undang-undang, serta toleransi dan kekuatan. Mereka juga menyakini Islam sebagai sistem yang meliputi seluruh isi kehidupan dan mengatur urusan dunia sebagaimana urusan akhirat. Mereka juga menyakini Islam sebagai sistem operasional sekaligus spiritual.

Jadi, bagi Al-Ikhwan Al-Muslimun, Islam adalah agama dan negara, serta mushaf dan pedang. Mereka juga tidak pernah menyepelekan urusan ibadah atau bermalas-malasan dalam melaksanakannya. Mereka senantiasa berusaha ihsan dalam solat, dalam tilawah, dan mereka juga berzikir kepada Allah sesuai dengan yang telah diperintahkan dan pada batas yang telah ditetapkan; tanpa berlebihan, tidak melampaui batas, tanpa dibuat-buat, dan tidak pula mempersulit diri. Walau demikian, mereka juga tetap mengambil bahagian dari dunia yang tidak merosakkan pencapaian keberhasilan akhirat.

Amer Syamakh

Advertisements
This entry was posted in Al-Ikhwan Al-Muslimun, MUTIARA DA'WAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s