Ta’arif Islam – Ta’arif Keenam

Islam merupakan panduan dan pedoman hidup yang sebenarnya. Ia menjadi petunjuk dalam semua aspek hidup dan kehidupan umat manusia. Ia menjadi petunjuk dalam semua aspek hidup dan kehidupan umat manusia. Ia sebagai ubat yang mujarab untuk mengubati penyakit masyarakat dan seterusnya dapat memperbaiki masyarakat daripada kegelapan hidup. Islam merupakan jalan yang mudah bagi sesiapa yang bersedia untuk mengikutinya ALlah SWT berfirman yang bermaksud:-

“Dan Demikianlah kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah kami. sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba kami. dan Sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (yaitu) jalan Allah yang Kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.” (as-Syura: 52 – 53)

“Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (al-Isra: 82)

“Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. “ (Fushilat: 44)

Islam juga merupakan agama fitrah berdasarkan firman Allah swt yang bermaksud:-

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (ar-Rum: 30)

Demikianlah contoh enam ta’arif Islam yang diberikan oleh Dr Abdul Karim Zaidan. Ta’arif lain dapat ditambah sekiranya pengertian ta’arif itu sesuai dengan pengertian Islam dan sifat-sifatnya, dan juga kalimah-kalimah yang digunakan di dalam ta’arif hendaknya terang dan jelas maksudnya agar tidak menimbulkan kesamaran dan keraguan. Ta’arif yang telah dikemukakan semuanya tidak bertentangan kerana pengertian dalam sebuah ta’arif sudah tercakup dalam ta’arif yang lain.

Wallahu’alam.

Advertisements
This entry was posted in Bahan Halaqah Keluarga, HALAQAH KELUARGA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s