Ta’arif Islam – Ta’arif Kedua

Islam bererti tunduk menyerah dan mentaati ALlah secara mutlak. Ketundukan ini hendaklah lahir dari kesedaran, bukan kerana terpaksa. Ketundukan kerana terpaksa adalah merupakan tabie bagi setiap makhluk dan ketundukan seperti ini tidak mengakibatkan timbulnya pahala atau siksa. ALlah SWT telah berfirman melalui surah Ali Imran ayat 83 bermaksud:-

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.” (Ali-Imran: 83)

Islam dalam pengertian ini, adalah merupakan Deen Allah yang diredhaiNya, yang diwahyukan kepada RasulNya untuk disampaikan kepada seluruh ummat manusia, Allah swt berfirman yang bermaksud, seperti berikut-

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. (ali-Imran: 19)

“Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali-Imran: 85)

`Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, Maka Sesungguhnya ia Telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. dan Hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.” (Luqman: 22)

“Dan Ibrahim Telah mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah Telah memilih agama Ini bagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam. Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia Berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan kami Hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (al-Baqarah: 132 – 133)

“. pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. “
(Al-Maidah: 3)

Oleh itu Deen Islam secara sedar dan rela inilah yang dikhaskan kepada umat Muhammad saw. Dengan demikian dapatlah dikatakan, ta’arif Islam sesuai dengan pengertian di atas, “Islam ialah ketundukkan dan kepatuhan dengan penuh sedar kepada Allah dan sebagai bukti kesedaran itu ialah dengan mematuhi peraturan-peraturan Allah yang diwahyukan kepada RasulNya Muhammad saw dan Rasul diperintahkan menyampaikan kepada ummat manusia”

Advertisements
This entry was posted in Bahan Halaqah Keluarga, HALAQAH KELUARGA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s