KOMUNIKASI KELUARGA…

Kami tidak berbicara tentang perceraian, selingkuhan suami-isteri, atau kekerasan rumahtangga, sama sekali tidak. Yang kami bicarakan adalah keretakkan, kerenggangan, dan tidak adanya komunikasi dan perhatian antara satu dengan yang lainnya.

Dingin, sejuk dan kakunya hubungan kekeluargaan menjadikan suasana rumah seperti suasana di hotel. Seseorang memberikan kunci rumah kepada yang lain dan satunya lagi membersihkan bilik hotel sehingga kita menjadi seperti kerang yang mengira di dalam dirinya ada mutiara. Suatu ketika, kita akan terkejut kerana ketika kerang itu dibuka ternyata isinya kosong, tiada mutiara.

Lebih parahnya lagi, ada cerita antara suami dan isteri yang saling berkomunikasi dengan menulis di atas kertas dan ditampal di pintu peti ais atau cermin alat solek di bilik. Ada juga yang saling berkomunikasi dengan e-mail dan sms semata. Malah, ada juga peristiwa ikatan pertunangan/perkahwinan diputuskan melalui email dan sms sahaja?!

Tidak jarang kita bertemu dengan peristiwa di mana di sebuah rumah mewah, seorang ayah menonton TV Al-Jazeera, sebahagian anaknya menonton saluran Astro, dan seorang anak yang lain menonton VCD. Anak bongsunya sudah berjam-jam main Play Station yang dibelikan sang ayah dengan maksud agar tidak mengganggunya.

Sang Ayah tidak pernah memikirkan pengaruh games bagi anak-anaknya. Sementara, anak perempuannya sedang asyik chatting dengan temannya, putera sulongnya menutup pintu bilik dan asyik berbicara dengan teman wanitanya. Sang ibu sibuk di dapur mempersiapkan makanan yang di pesan oleh anak dan ayah.

Jika mereka berkumpul untuk menonton bersama, mereka menontonnya dengan bisu. Setelah usai rancangan di tonton, masing-masing bergegas kembali ke bilik.

Kenapa mereka tidak mendiskusikan apa pengajaran yang baru saja mereka tonton bersama tadi? Terbukti, itulah dialog mereka.. ‘membisu antara satu sama lain’.

Ada bentuk perpecahan yang berakibat ‘fatal’. Ummat kita memang besar, namun kini ia tidak lagi memiliki sesuatu yang dapat dijadikan tumpuan. Jika keluarga ini musnah, musnah pula harapan kita untuk seratus tahun akan datang.

******************************************************

Halaqah Keluarga amat menganjurkan untuk setiap dari kita memperbaiki medium komunikasi dalam keluarga. Berlaku jujur, banyakkan bercanda, bergurau senda, saling bertanya dan menyelesaikan masalah, memahami perasaan setiap isi rumah, dan sebagainya.

‘Komunikasi efektif’ merupakan kunci besar kesejahteraan sebuah Halaqah Keluarga. Bahan-bahan pembinaan aqidah, akhlak, ibadah dan lain-lain dapat disampaikan melalui sistem komunikasi yang efektif ini.

Semoga bermanfaat..

Wassalam

Halaqah Keluarga
02.11.11

Advertisements
This entry was posted in Coretan Halaqah Keluarga. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s