Mengenali Siapa Al-Ikhwan Al-Muslimun…

InsyaAllah bersempena dengan kemenangan Dr Mohammed Morsi sebagai Presiden Mesir baru-baru ini, Halaqah Keluarga membawakan kepada anda, serba sedikit pengenalan terkait siapa Al-Ikhwan Al-Muslimun dan bagaimana mereka bekerja untuk pembaikan ummat ini.

Dr Mohammed Morsi telah mempamerkan kepada kita, bagaimana akhlak seorang ikhwan setelah menjawat posisi utama sebagai Presiden sebuah Negara. Tetapi, masyarakat umum tidak lepas dari ingin juga mengenali bagaimana sikap Ikhwan terkait dengan pembangunan keluarga dan halatuju sebenar organisasi dakwah ini.

Maka, Halaqah Keluarga membawa anda mengenali organisasi ini, dari celah-celah bahan penulisan yang disediakan oleh Syeikh Amer Syamakh. Penulisan yang panjang, tetapi memberi jawapan yang pasti terkait siapa mereka dan apa yang mereka inginkan untuk ummat ini. Termasuk dalam konteks keluarga, mereka tidak meninggalkan pembinaan keluarga berasaskan ayat Allah swt dalam surah At-Tahrim ayat 6.

Oleh itu, marilah kita mengenali dan sama-sama fahami, bagaimana manhaj (sistem) dakwah dan tarbiyah mereka bekerja, dan ke mana halatuju mereka… Semoga kita dapat mencintai mereka…. “Tak Kenal Maka, Tak Cinta..”

Wallahu’alam.

**********************

Apa Tugas Kami dan Apa Yang Kami Kehendaki?!
Secara global, kita sedang berhadapan dengan gelombang materialisme dan peradaban hedonisme yang memerosotkan moral bangsa-bangsa Islam, menjauhkan ummat Islam dari kepimpinan Nabi Muhammad saw dan petunjuk Al-Quran, menghalangi dunia dari cahaya petunjuknya, dan menghambat perkembangannya ratusan tahun, hingga kita tenggelam di negeri sendiri dan membiarkan masyarakat bergulat dengan derita.

Di hadapan semua itu, kita tidak boleh berpangku tangan sahaja. Kita akan menghadapi mereka di bumi mereka, dan kita akan menyerang mereka di pusat kediamannya, hingga seluruh dunia menyuarakan dan menyebut Nabi Muhammad saw, hingga seluruh dunia menyakini ajaran-ajaran Al-Quran, dan naungan Islam yang hijau menyebar di muka bumi. Saat itulah terwujud apa yang dicita-citakan oleh seorang muslim, di mana tidak ada lagi fitnah, dan agama seluruhnya hanya milik Allah swt. “Dan di hari kemenangan itu, bergembiralah orang-orang yang beriman kerana pertolongan Allah. Dia menolong siapa sahaja yang dikehendaki-Nya dan Dialah Maha Perkasa lagi Maha Penyayang” (Ar-Rum: 4 – 5)

Adapun secara terperinci, tugas kami Al-Ikhwan Al-Muslimun adalah sebagai berikut:-

  1. Menegakkan sistem hukum dalam negeri, sebagai perwujudan dari firman Allah swt, “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah swt, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu” (Al-Maidah: 49).
  2. Menegakkan sistem hubungan international yang terwujud di dalam Al-Quran. “Dan demikian pula kami telah menjadikan kamu (ummat Islam) ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.” (Al-Baqarah: 143).
  3. Menegakkan sistem kerja pada hukum peradilan yang berpijak dari ayat mulia, “Maka demi Tuhanmu, sekali-kali mereka tidaklah beriman hingga mereka menjadikanmu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (An-Nisa’: 65).
  4. Menegakkan sistem pertahanan dan ketenteraan yang mewujudkan pertahanan umum, berdasarkan firman Allah swt, “Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah swt” (At-Taubah: 41).
  5. Menegakkan sistem ekonomi yang mandiri untuk kekayaan alam dan harta benda, di mana Negara dan setiap individu menjadi asasnya. Allah swt berfirman, “Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang tidak sempurna aqalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan”. (An-Nisa’: 5).
  6. Menegakkan sistem pengajaran dan pendidikan untuk membenteras kebodohan, sesuai dengan pesan wahyu yang pertama kali turun, “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan” (Al-‘Alaq: 1).
  7. Menegakkan sistem keluarga dan kerumahtanggaan untuk mencetak generasi muslim dalam rangka mewujudkan firman Allah swt, “Wahai orang-orang yang beriman jagalah diri dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu” (At-Tahrim: 6).
  8. Menegakkan aturan yang menata perilaku individu, sesuai dengan firman Allah swt, “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan jiwanya” (As-Syams: 9).
  9. Menciptakan semangat umum yang tertanam dalam diri tiap individu, ummat, pejabat, mahupun rakyat, berpijak dari firman Allah swt, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kehidupan duniawi, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah swt telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerosakkan di muka bumi” (Al-Qashash: 77).

Sedangkan yang kami inginkan adalah sebagai berikut:-

  1. Kami inginkan peribadi muslim dalam pola fikir dan aqidahnya, dalam moral dan perasaannya, dan dalam kerja serta tindakkannya. Inilah pembentukkan peribadi dalam dakwah kami.
  2. Kami menginginkan terbangunnya rumahtangga yang muslim dalam pola fikir dan aqidahnya, dalam moral dan perasaannya, serta dalam kerja dan tindakannya. Untuk ini, kami sangat memberi perhatian kepada wanita sebagaimana perhatian kami pada lelaki, kami memberi perhatian pada anak-anak sebagaimana memberikan perhatian kepada pemuda. Inilah pembentukkan keluarga kami.
  3. Kami juga menginginkan bangsa muslim. Untuk itulah, kami berusaha agar dakwah kami sampai pada setiap rumah,  suara-suara kami terdengar di setiap tempat, dan fikrah kami popular serta menerobos ke seluruh penjuru desa, kota, pusat-pusat kegiatan, kota-kota besar, mahupun pelosok desa. Untuk itu kami tidak akan bermalas-malasan dalam mencurahkan kesungguhan dan kami akan menggunakan segala sarana yang ada.
  4. Kami juga menginginkan sebuah pemerintahan Islam yang memimpin bangsa menuju masjid dan mengantarkan manusia kepada hidayah Islam, sebagaimana sebelumnnya para sahabat Nabi, di antaranya Umar dan Abu Bakar telah berhasil membimbing manusia menuju cahaya Islam. Jadi, kami tidak mengenal sistem pemerintahan apa pun yang tidak berpijak pada sumber Islam. Kami juga tidak mengenal bentuk pemerintahan konservatif yang dipaksakan orang-orang kafir dan musuh-musuh Islam untuk menerapkan dan mengamalkannya. Kami akan berjuang untuk membangkitkan sistem pemerintahan yang Islami dalam segala bentuknya, dan membangun pemerintahan yang Islami atas dasar itu[1].
  5. Kami tidak hendak mengumpulkan harta, kerana harta hanyalah kenikmatan yang cepat sirna. Kami juga tidak ingin limpahan pangkat, kerana ia hanyalah pertunjukkan yang berumur singkat. Kami juga tidak menginginkan kekuasaan di muka bumi, kerana kami memahami ayat Allah swt yang menyatakan bahawa Negeri Akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan berbuat kerosakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa” (Al-Qashash: 83). Allah menjadi saksi bahawa  kami tidak menghendaki itu semua. Kerja dan dakwah kami bukanlah untuk harta, pangkat mahupun kekuasaan. Melainkan, kami  menyeru untuk dua tujuaan, iaitu:-
    • Agar Negara Islam merdeka dari setiap dominasi asing, kerana hal itu merupakan hak asasi setiap manusia dan tidak ada yang memungkirinya, kecuali orang yang zalim dan bertindak sewenang-wenangnya atau dictator yang memaksa.
    • Agar di Negara yang bebas tersebut berdiri daulah Islamiyah yang berlandaskan hukum Islam, menerapkan sistem sosialnya, mendeklarasikan prinsip-prinsip yang lurus, dan menyampaikan dakwahnya yang bijak kepada seluruh manusia. Selama Negara Islam ini belum tegak maka seluruh kaum muslimin menanggung beban dosa, dan akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar atas kelalaian mereka yang menegakkan Daulah Islam, dan atas ketertinggalan mereka dalam mewujudkkan Negara Islam.

Inilah Kami Yang Ingin Anda Kenali…

Syeikh Amer Syamakh


[1] Lihat, Risalah Ila As-Syabab.

Advertisements
This entry was posted in Al-Ikhwan Al-Muslimun, MUTIARA DA'WAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s