Mengenali Anak-Anak Hassan al-Banna

Kenalkan, Mereka adalah Anak-Anak Hasan Al Banna  Sebagaimana Al Banna rahimahullah berhasil menjalankan misi besar dakwahnya hingga menyebar dari lokasi terpencil hingga negara besar, Al Banna juga berhasil dalam membangun keluarga yang istimewa. Keluarga Al Banna telah dibina atas dasar keimanan kepada Allah SWT dan keistimewaan dalam kehidupan, lalu penerapannya dalam prinsip tarbiyah yang benar. Al Banna menyodorkan contoh langsung yang unik dalam peran seorang ayah terhadap pendidikan anak-anaknya.  Mari kita lihat terlebih dahulu komposisi keluarga Imam Hasan Al Banna rahimahullah. Al Banna dikaruniai enam orang anak, terdiri dari satu orang anak laki-laki dan lima orang anak perempuan.
Urutannya seperti ini:

  1. Wafa: Adalah anak perempuannya yang paling besar, sekaligus istri dari seorang dai terkenal yakni Sa’ad ramadhan rahimahullah. Saat Al Banna wafat, ia sudah berusia 17 tahun.
  2. Ahmad Saiful Islam  : Seorang advokat sekaligus sekjen Aliansi Advokat Mesir dan mantan anggota parlemen Mesir. Dilahirkan tanggal 22 November 1934. Berhasil memperoleh gelar sarjana di bidang HAM tahun 1956, dan Darul Ulum 1957. Usianya baru 14 tahun, dua bulan, dua puluh hari saat Al Banna wafat.
  3. Dr. Tsana : Dosen Urusan Pengaturan Rumah Tangga, mengajar di sejumlah universitas di Saudi Arabia, Ia masih 11 tahun saat Al Banna meninggal.
  4. Ir. Roja’ : Ketika Al Banna wafat, usianya sekitar lima setengah tahun.
  5. Dr. Halah : Dosen kedokteran anak di Universitas Al Azhar. Usianya baru dua tahun lebih saat Al Banna meninggal.
  6. Dr. Istisyhad : Dosen Ekonomi Islam. Ia masih berupa janin di perut ibunya saat Al Banna menghembuskan nafas terakhirnya. Semula, menurut analisa dokter, ia harus digugurkan dari kandungan mengingat sakit yang diderita sang ibu dan bahaya kehamilan yang bisa mengancam kehidupan sang ibu. Para medis telah menetapkan itu pada 12 Februari bertepatan dengan hari wafatnya Imam Hasan Al Banna. Tapi Allah SWT berkehendak lain. Istisyhad tetap lahir dengan sehat. Dan karena rangkaian peristiwa itulah ia dinamakan istisyhad yang berarti memburu mati syahid.

Lantunan Bacaan Al Qur’an Yang Menyejukkan Hati Ibu
Yang dilakukan Al Banna sebagai tahap utama dalam membina dan anak-anak yang akan menjadi keturunannya, dimulai sejak proses pemilihan perempuan yang mendampinginya. Ustadz Mahmud Abdul Halim berkisah tentang pernikahan Al Banna: “Di antara penduduk Ismailiyah yang cepat merespon dakwah yang disampaikan Al Banna adalah sebuah keluarga terhormat yang disebut keluarga As Shauli. Mereka umumnya para pedagang kelas menengah dan mempunyai sentimen agama yang baik sehingga anak-anaknya terbina dalam lingkar agama yang baik. Ibu Al Banna suatu ketika berkunjung ke rumah keluarga ini. Saat itu ia mendengar alunan suara pembacaan Al Qur’an yang baik sekali. Ibu Al Banna bertanya, “Suara siapa itu?” Pemilik rumah mengatakan, bahwa itu adalah suara fulanah yang sedang shalat. Ketika Ibu Al Banna pulang ke rumah, ia pun memberitakan apa yang terjadi di rumah keluarga tadi. Saat itulah Al Banna mulai terbetik bahwa wanita seperti itulah yang layak menjadi pendamping hidupnya. Akhirnya Al Banna menikahi wanita itu yang sekaligus menjadi ibu bagi anak-anaknya. Dialah istri  yang mendampinginya saat lapang dan sempit, sulit dan senang. Dialah penolong yang baik dalam dakwahnya, sampai akhirnya Al Banna menyongsong kematian menemui Rabb-nya sebagai seorang yang dizalimi. (Al Ikhwan Al Muslimun, Ahdast Shana’at Tariikh, Mahmud Abdul Halim, hal 68)

insyaAllah bersambung…

Advertisements
This entry was posted in Cinta di Rumah Hassan al-Banna, PEMBANGUNAN KELUARGA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s