Tatanan Rumah Islami (Muqaddimah)

Rangkaian perhatian Dakwah Ilallah setelah pembentukan peribadi Muslim, adalah menciptakan rumahtangga yang Islami. Perhatian serius kepada pembentukan peribadi Islami telah banyak diberikan dan didiskusikan, akan tetapi sangat sedikit sekali buku-buku yang membahaskan tentang rumahtangga yang Islami.

Disamping literature dan pembicaraan mengenai hal tersebut sangat sedikit, juga masih ramai di kalangan kita yang kurang memberi perhatian terhadap masalah mengurus tadbir (penataan) rumah yang Islami. Pelajaran tentang akhlak, adab yang baik, dan etika tidak banyak memberikan petunjuk, seperti halnya dengan buku-buku, kurang memadai untuk memahamkan seorang Muslim dalam menata rumahnya menjadi rumahtangga yang Islami.

Risalah ini hanya merupakan suatu peringatan (tazkirah) terhadap sesuatu yang mesti mendapat perhatian dan masalah yang sepatutnya diperhatikan.

Islam adalah gambaran yang nyata dari rahmat Allah swt dalam semua syi’ar dan syari’ah yang dimilikinya. Rahmat tersebut nampak dengan jelas dalam tarbiyah Allah swt terhadap ummat-Nya, tentang adab yang berkaitan dengan urusan rumahtangga. Kita akan melihat hubungan yang mengandungi unsur-unsur rahmat, baik dalam rumah mahupun dalam sikapnya terhadap tetangganya. Adab dan aturan yang mesti diterapkan oleh seorang Muslim di dalam rumahnya dan terhadap anggota keluarganya, adalah cerminan dari rahmat Allah swt terhadap deen ini. Hilangnya adab dan aturan yang Islami dalam penataan rumahtangga, merupakan suatu gambaran hilangnya rahmat Allah swt. Pengetahuan seorang Muslim akan adab dan aturan-aturan yang Islami dalam penataan rumahnya merupakan hal yang sangat penting bagi terciptanya rumah yang Islami. Maka memberi tazkirah dalam masalah ini adalah hal yang penting juga.

Sudah banyak buku-buku yang telah menyinggung masalah rumah yang Islami, namun dalam skala pembicaraan yang umum, atau oleh sebab tertentu. Akan tetapi, sangat sedikit sekali, tulisan-tulisan yang mengkaji secara mendalam namun ringkas, tentang pokok-pokok penting yang harus diperhatikan oleh seorang Muslim dalam menata rumahtangganya. Risalah ini diharapkan dapat menjadi suatu peringatan (tazkirah), dan dapat memenuhi keperluan tersebut.

Apabila pembentukan peribadi Muslim adalah hal yang penting, maka pembentukan rumah yang Islami pun tak kalah pentingnya. Dari pembentukkan rumah yang Islami, akan nampak pengaruhnya dalam pembentukkan masyarakat dan peradaban. Dari pembentukkan rumah yang Islami, akan muncul masyarakat yang khas, yang memiliki cira khas Islami, dan sekaligus pula akan menampakkan budaya Islami dan peradabannya.

Kebersihan, keindahan, kesucian diri, kerahsiaan, kasih sayang, hubungan yang baik dengan yang lain, kasih sayang yang tercurah terhadap yang lain, budi pekerti yang baik, yang menandai budaya Islami, semuanya bersumber dari rumah yang Islami.

Perhatian terhadap perbaikan keluarga Muslim merupakan penegasan terhadap aspek-aspek kebudayaan dan peradaban Islam. Dari sini kemudian akan nampak pembangunan peradaban dan kebudayaan yang kita inginkan kepada dunia.

Risalah ini, kami beri judul “Qanun al-Bait al-Muslim”, agar lebih terasa maknanya, kami ungkapkan risalah ini dengan istilah Qanun (Undang-Undang),  sehingga menjadi suatu aturan yang harus dilaksanakan. Dari sini, diharapkan orang akan takut melanggarnya kerana merasa takut atas sanksi (hukuman) dari Allah swt. Pemahaman terhadap sanksi dalam hal ini, boleh merupakan ketidakbahagiaan hidup di dunia dan akhirat, mahupun di dunia saja, atau di akhirat sahaja.

Adapun aturan-aturan yang akan kami paparkan dalam risalah ini adalah seperti berikut:-
Aturan Pertama – tentang kebersihan dan kesucian.
Aturan Kedua – tentang tatacara mengatur dan menata interior rumah menjadi indah dan berseri.
Aturan Ketiga – tentang adab merendahkan suara, menjaga rahsia dan tidak menimbulkan pergaduhan.
Aturan Keempat – tentang tatacara mengatur hal-hal yang berkaitan dengan ilmu dan ibadah.
Aturan Kelima – tentang bersikap sederhana dalam makan, minum, berpakaian dan gaya hidup.
Aturan Keenam – tentang urusan menjalin hubungan yang baik dan adab bergaul.
Aturan Ketujuh – tentang pentingnya menjaga kesihatan dan olahraga (sukan).
Aturan Kelapan – tentang melindungi rumah dan anggota keluarga dari akhlak dan perilaku yang menyimpang dan ganjil, serta menjauhkan dari hal-hal yang haram, makruh dan membahayakan.
Aturan Kesembilan – tentang berbuat baik terhadap tetangga dan menghormati tamu, serta menjalin silaturahmi.
Aturan Kesepuluh – tentang menjaga adab masuk dan keluar rumah.

Almarhum Syeikh Sa’id Hawwa
“Qanun al-Bait al-Muslim”

Advertisements
This entry was posted in PEMBANGUNAN KELUARGA, Tatanan Rumah Islami. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s